| » Jadwal MotoGP Jerez, Spanyol 2026 « |
|
09 April 2026
GARASI - MOBIL
Jaecoo J5 Hybrid Ada Di China, Kapan Masuk Indonesia?
![]() Jaecoo J5 EV adalah mobil listrik yang berhasil memikat pelanggan secara cepat di Indonesia. Dengan banderol di bawah Rp300 juta, Jaecoo J5 EV menawarkan spesifikasi yang di atas kertas sangat kompetitif di kelasnya. Tak heran, penjualannya pun tergolong tinggi. Namun Jaecoo sendiri tak mau terburu-buru untuk menghadirkan versi hybrid dari Jaecoo J5 atau produk baru dari varian lain dari line up yang sudah ada di pasar Indonesia saat ini. Head of Product Jaecoo Indonesia, Ryan Ferdiean Tirto, mengatakan bahwa pasar kendaraan listrik berbasis baterai (EV) di Indonesia saat ini masih berada pada fase awal. Hal tersebut membuat pabrikan tidak ingin terburu-buru dalam memperluas lini produk elektrifikasi, termasuk model J5 Super Hybrid System (SHS), yang sudah ada di China. "Pasar EV masih kombinasinya cukup besar di Indonesia sendiri. Jadi saat ini kita tetap akan melihat potensi pasar untuk hybrid tapi kita juga tidak mau buru-buru untuk langsung mengeluarkan semuanya," katanya, saat ditemui di Kemayoran, belum lama ini. Pria yang akrab disapa Ryan ini mengungkapkan bahwa Jaecoo sudah memiliki produk elektrifikasi, termasuk model hybrid dan EV yang dipasarkan di China. Namun, untuk pasar Indonesia, keputusan peluncuran akan disesuaikan dengan kesiapan dan kebutuhan pasar. "Jadi ditunggu dulu kita akan lihat juga perkembangannya trennya ke depan seperti apa untuk hybrid dan EV-nya juga. Tapi untuk produknya sendiri memang sudah ada di China," paparnya. Pada kesempatan yang sama, Marketing Jaecoo Indonesia, M. Ilham Pratama, mengatakan pasar otomotif nasional masih sangat dinamis, sehingga arah tren elektrifikasi masih terus dianalisis. Ketika ditanya kemungkinan peluncuran model hybrid tahun ini, ia menyebut Jaecoo masih menunggu sinyal kebutuhan pasar "Belum tau. Kita melihat market di Indonesia masih sangat dinamis, trennya masih bisa berubah-ubah kita masih analisa dulu. Kalau memang dibutuhkan tahun ini secara market minta untuk hybrid ya tetap kita akan bawa," pungkas Ilham. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
