| » Jadwal MotoGP Jerez, Spanyol 2026 « |
|
24 April 2026
GARASI - MOTOR
Ini Skuter Listrik Pertama Di Dunia Dengan Teknologi Lidar
![]() Produsen lidar asal China, Hesai, resmi menjalin kemitraan dengan Niu Technologies pada 18 Maret untuk memasok sensor lidar bagi kendaraan roda dua listrik. Kolaborasi ini menjadi tonggak penting karena menandai ekspansi teknologi lidar dari mobil penumpang ke segmen skuter dan sepeda motor listrik. Hesai mengungkapkan bahwa sensor lidar solid-state FTX untuk deteksi titik buta telah dipilih guna meningkatkan kemampuan persepsi keselamatan pada kendaraan Niu, khususnya dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang kompleks. Teknologi ini akan pertama kali disematkan pada model NXT2 yang baru diluncurkan, serta digunakan juga pada motor listrik performa tinggi NX2. Pengumuman tersebut berbarengan dengan peluncuran produk terbaru Niu untuk tahun 2026. Dalam kesempatan itu, perusahaan turut memperkenalkan NIU AIOS, sistem operasi berbasis kecerdasan buatan untuk kendaraan roda dua, sekaligus memamerkan lini model baru yang didukung teknologi AI. Menurut Hesai, FTX memiliki cakupan pandang hingga 180° × 140°, memungkinkan sistem mendeteksi pejalan kaki, kendaraan lain, hingga kondisi jalan yang semakin kompleks dalam berbagai situasi cuaca. Resolusi sensor ini diklaim meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding generasi sebelumnya, sementara bobotnya berhasil dipangkas hingga 66 persen. Dilansir Carnewschina, beberapa waktu yang lalu, sensor lidar tersebut dirancang untuk mendeteksi area titik buta dan jarak dekat, termasuk mengenali rintangan rendah yang kerap luput dari perhatian. Dalam sistem persepsi omnidirectional milik Niu, FTX dipadukan dengan chip komputasi cerdas seri Sunrise dari D-Robotics guna menghadirkan respons yang lebih akurat dan cepat. CEO Niu Li Yan, menilai kompleksitas lalu lintas perkotaan saat ini membuat solusi persepsi tunggal tidak lagi memadai untuk memenuhi tuntutan keselamatan dan kecerdasan berkendara. Sementara itu, CEO Hesai Li Yifan, menyebut kemitraan ini sebagai langkah menuju standar baru dalam industri, sekaligus membuka jalan bagi mobilitas roda dua yang lebih aman dan pintar. Salah satu faktor utama yang mendorong adopsi lidar ke kendaraan roda dua adalah penurunan biaya yang signifikan. Hesai menyatakan harga lidar kini turun drastis dari ratusan ribu yuan menjadi sekitar 200 dolar AS berkat integrasi chip dan produksi massal, atau menyusut sekitar 99,5 persen. Sebagai perbandingan, satu dekade lalu harga lidar serupa bisa melampaui 300.000 yuan. Hesai juga mencatat tingkat penetrasi lidar di pasar mobil penumpang China telah mencapai 19 persen pada akhir 2025, menandakan teknologi ini mulai memasuki fase adopsi massal. Kerja sama dengan Niu disebut sebagai integrasi lidar skala besar pertama di sektor kendaraan roda dua listrik. Perkembangan ini menunjukkan lidar kini tidak lagi eksklusif untuk kendaraan listrik premium atau armada robotaxi, melainkan mulai merambah produk konsumen dengan harga lebih terjangkau. Sebagai salah satu pemasok lidar terbesar di China, Hesai telah memasok sensor jarak jauh untuk berbagai program robotaxi seperti Baidu, Pony.ai, WeRide, dan Zoox. Kemitraan dengan Niu menjadi bukti bahwa turunnya biaya produksi membuka peluang pasar yang jauh lebih luas, termasuk di segmen kendaraan roda dua. Niu Technologies sendiri dikenal sebagai pemain besar kendaraan listrik roda dua asal China yang memproduksi skuter, sepeda listrik, hingga sepeda motor. Perusahaan ini sempat mencoba masuk ke pasar mobil listrik pada awal 2020, namun upaya tersebut tidak berlanjut. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
