PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Jerez, Spanyol 2026   
26 April 2026
TIPS - MOBIL
Bagian Rawan Jamur Dan Karat Pada Mobil


Ketika mobil terkena guyuran hujan, jangan didiamkan sampai berhari-hari. Dampaknya, bodi
kendaraan akan karat dan jamur. Yang terakhir ini juga bisa terkena pada kaca. Penyebabnya,
air hujan banyak mengandung asam, terlebih di kota-kota besar yang tingkat polusinya tinggi.

Sumber karat tak cuma dari hujan, juga datang dari genangan air di jalan. "Saat ini banyak
sekali garam kimia yang bercampur dengan genangan air di jalanan, mulai dari asam hingga
lapisan aspal yang terkelupas," bilang Lukas Rusly, pemilik Superhield Carwash & Body
Detailing di Pluit, Jakarta Utara.

Saat mencuci mobil - bila dilakukan sendiri - segera keringkan. Terlebih cucinya pada malam
hari dan langsung masuk garasi. Jika pengeringannya tidak maksimal, air akan bersarang pada
bagian tertentu di mobil. Karena tidak dijalankan dan tidak tersengat matahari, maka endapan
air tadi bisa menimbulkan karat dan jamur.

Untuk itu, mesti dipahami di mana titik-titik air bersarang dan jamur itu muncul?

1. Kaca. Perhatikan pada bagian bawah kaca depan maupun belakang. Tepatnya, pada sambungan karet, di situlah tempat berkumpulnya kotoran, bisa berupa debu yang tersapu wiper atau kotoran dari atap mobil. Bila didiamkan, kotoran itu akan mengeras dan berubah menjadi kerak. Karet pun akan mengeras, tidak elastis.

2. Talang air. Ketika hujan, air dari atap dibuang melalui talang. Saat mobil diam dan
diguyur hujan atau usai dicuci, akan menggenang di talang. Pada mobil tertentu, talang itu
dilapisi dengan karet. Nah, air yang bercampur kotoran akan mengeras membuat aliran
terhambat. Akibatnya oksidasi dengan udara, air tadi menggerogoti pelat dan menjadi karat.
Indikasinya, cat terkelupas dan bodi keropos.

3. Pintu Bagasi. Untuk mobil jenis MPV ada pintu bagasi. Biasanya, kotoran berkumpul pada
bagian atas lantaran air dari atap membawa kotoran numpuk di situ. Jumlahnya cukup banyak
dan bagian ini jarang mendapat perhatian.

4. Sepatbor. Cipratan air dari ban yang bercampur kotoran suka menempel dicelah-celah antara plastik penutup fender dengan bodi. Karena basah , ya memicu karat. Maka, ketika mencuci, upaya dengan tekanan air yang kencang. Sebaiknya, bawa ke tukang cuci mobil yang menggunakan kompresor.

5. Engsel pintu. Bagian ini sering dihinggapi karat. Tandanya, ketika pintu dibuka
mengeluarkan suara kriek...kriek. Usai dicuci, jangan lupa engsel di lap dan setelah itu
dikasih cairan penetran.
viewed :: 12697
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net