PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Jerez, Spanyol 2026   
25 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Bentley Akan Fokus Pada Pengembangan Mobil Hibrida


Jenama mobil mewah asal Inggris, Bentley mengungkapkan bahwa akan fokus pengembangan mobil hibrida, alih-alih fokus pada peluncuran kendaraan listrik. Diwartakan Arena EV, beberapa waktu yang lalu, Direktur Utama Bentley Frank Walliser, menjelaskan bahwa perusahaan harus memikirkan ulang seluruh lini produknya.

Ia mencatat bahwa rencana mereka saat ini terlihat sangat berbeda dibandingkan dua tahun lalu, pergeseran ini merupakan bagian dari tren yang kini tengah ramai di industri otomotif. Sebelumnya, perusahaan memang mengumumkan akan beralih dari rencana awal untuk meluncurkan lima mobil listrik baru pada tahun 2035.

Namun, keputusan diambil dengan mempertimbangkan minat pembeli mobil di seluruh dunia menunjukkan minat yang lebih rendah pada model bertenaga baterai yang mahal daripada yang diperkirakan banyak perusahaan.


Banyak merek kelas atas menemukan bahwa pelanggan mereka masih lebih menyukai suara dan nuansa mesin tradisional, atau setidaknya fleksibilitas dari mobil plug-in hybrid. Saat ini, merek tersebut menawarkan versi hibrida dari Continental GT dan Flying Spur yang menggunakan mesin V8 yang bertenaga yang dipadukan dengan motor listrik.

Meskipun demikian, Bentley tetap menunjukkan komitmennya untuk memasuki era elektrifikasi dengan merencanakan peluncuran mobil listrik pertamanya pada tahun 2027. Model yang disiapkan disebut sebagai urban SUV, yang sebelumnya telah dipratinjau melalui konsep EXP 15. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang Bentley dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan.

Konsep EXP 15 sendiri memberikan gambaran awal mengenai arah desain dan teknologi yang akan diusung oleh SUV listrik tersebut. Melalui konsep ini, Bentley mencoba menampilkan perpaduan antara kemewahan khasnya dengan inovasi modern. Hal ini sekaligus menjadi sinyal bahwa model produksi nantinya akan tetap mempertahankan identitas merek yang kuat.

Dalam pengembangannya, SUV listrik ini direncanakan akan menggunakan sistem baterai dan motor yang serupa dengan Porsche Cayenne Electric yang sedang dipersiapkan. Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan performa yang kompetitif sekaligus efisiensi energi yang lebih baik. Kolaborasi teknologi ini juga menjadi langkah strategis dalam mempercepat proses pengembangan.

Salah satu keunggulan yang ditargetkan adalah kemampuan pengisian daya cepat yang sangat impresif. SUV tersebut diklaim mampu menambah jarak tempuh hingga 160 km hanya dalam waktu tujuh menit saat menggunakan pengisi daya cepat. Fitur ini tentu menjadi nilai tambah penting, terutama bagi pengguna yang membutuhkan efisiensi waktu dalam mobilitas sehari-hari.

Selain itu, mobil ini juga direncanakan akan menggunakan platform yang dikembangkan oleh Porsche. Platform tersebut diyakini mampu mendukung performa tinggi sekaligus memberikan fleksibilitas dalam pengembangan berbagai model listrik. Penggunaan platform bersama ini juga bertujuan untuk menekan biaya dan meningkatkan efisiensi produksi.

Namun, rencana tersebut pada akhirnya harus dihentikan karena pertimbangan biaya yang dinilai terlalu tinggi. Bentley menganggap bahwa membangun hingga empat model EV tambahan secara mandiri akan membutuhkan investasi yang sangat besar. Keputusan ini menunjukkan bahwa tantangan finansial masih menjadi faktor penting dalam pengembangan kendaraan listrik di segmen premium.

Sumber : otomotif.antaranews.com
viewed :: 140
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net