| » Jadwal MotoGP Jerez, Spanyol 2026 « |
|
16 Februari 2026
GARASI - MOBIL
Xiaomi SU7 Versi Terbaru Rilis April 2026, Apa Yang Berubah?
![]() Xiaomi memberikan penyegaran untuk model pertamanya yaitu SU7 dan unit tersebut akan resmi meluncur pada bulan April 2026 mendatang. Pengumuman tersebut diumumkan di laman resmi Weibo, dan bagi yang tertarik sudah bisa memesan, sebab pemesanan awal sudah resmi dibuka, seperti dikutip dari laman CNevpost, beberapa waktu yang lalu. Diluncurkan pada 28 Maret 2024 , dengan pengiriman dimulai April lalu, sedan ini menjadi salah satu model EV paling populer di China. Bahkan, selama satu tahun sembilan bulan terakhir, Xiaomi telah mengirimkan lebih dari 360.000 unit SU7. "Selama satu tahun sembilan bulan terakhir, Xiaomi telah mengirimkan lebih dari 360.000 unit SU7, dengan rata-rata lebih dari 17.000 unit per bulan," ungkap CEO Xiaomi Lei Jun, di Weibo. Menurut Lei, penyegaran tampilan sedan ini akan memperkenalkan warna, pelek dan pilihan interior baru. Serta keselamatan akan semakin ditingkatkan dengan LiDAR yang menjadi fitur standar di semua varian. Ia mengungkapkan SU7 generasi baru akan mencapai terobosan signifikan dalam hal jangkauan dan memiliki sasis cerdas yang canggih. Sayangnya belum ada detail lainnya yang dibocorkan. Namun, menurut sumber SU7 yang akan datang akan memperkenalkan warna eksterior baru “Capri Blue”, yang digambarkan sebagai warna yang lebih dalam dan lebih jenuh dibandingkan dengan “Gulf Blue” sebelumnya. Aerodinamika kendaraan juga akan ditingkatkan, dengan koefisien hambatan yang dikabarkan berkurang menjadi 0,21 Cd. Seiring hadirnya sejumlah peningkatan pada model terbaru ini, laporan menyebutkan bahwa banderol harganya ikut mengalami penyesuaian. Kenaikan tersebut dikabarkan berada di kisaran 20.000 yuan dibandingkan versi sebelumnya. Penambahan fitur dan penyempurnaan spesifikasi menjadi faktor utama yang mendorong terjadinya revisi harga tersebut di pasar. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa tambahan biaya sekitar 20.000 yuan itu setara dengan kurang lebih Rp48 jutaan jika dikonversikan ke mata uang Indonesia. Selisih ini dinilai masih sejalan dengan peningkatan yang ditawarkan, terutama dari sisi teknologi, fitur, maupun aspek performa yang disempurnakan pada model terbarunya. Kenaikan harga sekitar 20.000 yuan tersebut disebut sebagai konsekuensi logis atas berbagai pembaruan yang disematkan. Pabrikan tampaknya melakukan penyesuaian nilai jual untuk mencerminkan peningkatan kualitas dan fitur yang lebih lengkap, sehingga harga terbaru dianggap merepresentasikan perubahan signifikan dibanding versi sebelumnya. Dengan selisih sekitar Rp48 jutaan dalam konversi kasar, peningkatan harga ini menjadi perhatian calon konsumen. Meski demikian, adanya pembaruan yang lebih komprehensif diyakini menjadi daya tarik tersendiri. Penyesuaian tersebut menunjukkan bahwa setiap peningkatan spesifikasi dan fitur turut berdampak langsung pada struktur harga yang ditetapkan. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
