| » Jadwal WorldSBK Belanda 2026 « |
|
17 Februari 2026
SPORTS - MOBIL
Mobil F1 2026 Red Bull Dianggap Lebih Jinak Dari Tahun Lalu
![]() Isak Hadjar memuji pekerjaan Red Bull dengan mobil F1 2026. Isack Hadjar menilai mobil F1 2026 Red Bull lebih mudah dibawa ke batasnya dibandingkan tahun lalu setelah tes Bahrain pertama. Hadjar naik ke tim utama Red Bull setelah musim rookie yang impresif bersama Racing Bulls tahun lalu, di mana ia naik podium di Zandvoort. Meski waktunya dengan mobil 2025 sangat terbatas, dan waktu treknya dengan RB22 dibatasi oleh kecelakaan dan masalah teknis, pebalap Prancis itu memberi penilaian positif untuk mobil baru Red Bull. “Sepertinya lebih mudah untuk memacu mobil hingga batas maksimal dibandingkan mobil tahun lalu,” katanya kepada situs web resmi F1. “Secara umum sedikit lebih lambat, dan juga lebih ringan, lebih kecil. ![]() Max Verstappen, Red Bull Racing Team ![]() Isak Hadjar, Red Bull Racing Team “Jadi, rasanya agak mirip di tikungan kecepatan rendah hingga menengah. “Tetapi kemudian di kecepatan tinggi, rasanya sangat berbeda. Tapi sejauh ini saya sudah bisa memacunya hingga batas maksimal, jadi saya senang.” Red Bull juga mencuri perhatian dengan jarak tempuh dengan Power Unit pertama mereka, yang dibangun bersama dengan Ford, serta performa yang ditunjukan. Max Verstappen mencapai total 197 lap selama berada di dalam mobil minggu lalu, sementara Hadjar membukukan lebih dari 130 lap meskipun kehilangan waktu pada hari kedua karena kebocoran hidrolik. “Saya masih sangat terkejut dari sesi uji coba di Barcelona hingga di sini, betapa banyak lap yang telah kami capai,” tambah Hadjar. “Power Unit tampaknya, sejauh ini, andal dan bertenaga. Saya sangat senang sejauh ini. Bahkan, ini berjalan sedikit lebih baik dari yang kami harapkan. “Lebih ke sisi unit daya. Kemudian pada keseimbangan dan ban, kami masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan, itu normal. Maksud saya, banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Tapi saya bersemangat.” Posisi Red Bull dalam peta kekuatan telah menjadi perbincangan hangat di kalangan rivalnya setelah tes pertama Bahrain. Namun, tim yang berbasis di Milton Keynes ini yakin Mercedes memiliki keunggulan dan telah menyembunyikan kemampuan sebenarnya. Tes berlanjut minggu depan, 18-20 Februari di Bahrain, sebelum musim dimulai di Australia pada akhir pekan pertama bulan Maret. Sumber : crash.net
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
