PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal WorldSBK Belanda 2026   
14 April 2026
HEADLINE - MOTOR
Tren Baru Di Cina: Motor Listrik Dibekali Sensor LiDAR


Teknologi keselamatan kendaraan di Cina terus berkembang pesat. Terbaru, sensor LiDAR yang biasanya digunakan pada  mobil kini mulai diterapkan pada sepda motor listrik, menandai lompatan besar di segmen roda dua.

Melansir CnEVPost, beberapa waktu yang lalu, langkah ini tidak lepas dari turunnya biaya LiDAR secara drastis. Dulu harganya bisa mencapai puluhan ribu dolar AS, kini biaya produksi sensor tersebut anjlok menjadi sekitar 200 dolar AS atau setara Rp3 jutaan.

Penurunan harga inilah yang membuka peluang penggunaan LiDAR di kendaraan yang lebih terjangkau, termasuk roda dua listrik. Implementasi teknologi ini salah satunya datang dari kerjasama antara Hesai Technology dan Niu Technologies. Dalam kolaborasi tersebut, Hesai memasok sensor LiDAR untuk digunakan pada model terbaru Niu, yakni NXT2 dan NX2.


Sensor yang digunakan, yaitu LiDAR FTX generasi terbaru yang dirancang khusus untuk kendaraan roda dua. Perangkat ini memiliki sudut pandang luas hingga 180 derajat horizontal dan 140 derajat vertikal, dengan resolusi yang ditingkatkan serta bobot yang lebih ringan hingga 66% dibanding generasi sebelumnya.

Dari sisi fungsi, sensor ini berperan sebagai “mata” tambahan yang mampu membaca lingkungan sekitar kendaraan secara lebih akurat. Sensor ini dapat mendeteksi pejalan kaki, kendaraan lain, hingga kondisi jalan yang kompleks, termasuk rintangan kecil yang sering kali sulit terlihat.

Teknologi ini juga bekerja bersama sistem komputasi pintar untuk meningkatkan kemampuan persepsi kendaraan secara menyeluruh. Menariknya, penerapan LiDAR di motor listrik ini menjadi yang pertama dalam skala besar di industri roda dua. Selama ini, teknologi tersebut lebih banyak digunakan pada mobil listrik untuk mendukung fitur bantuan berkendara (ADAS) hingga pengembangan kendaraan otonom.

Tren ini juga sejalan dengan meningkatnya adopsi LiDAR di industri otomotif secara umum. Pada 2025, tingkat penetrasi LiDAR di mobil penumpang di Tiongkok diperkirakan sudah mencapai sekitar 19%, menandakan teknologi ini mulai masuk fase penggunaan massal.

Selain di kendaraan, LiDAR juga semakin luas digunakan di berbagai sektor seperti robotaxi, robot industri, hingga perangkat berbasis kecerdasan buatan. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi sensor berbasis laser tersebut kini menjadi komponen penting dalam sistem persepsi modern.

Simak video berikut :

Sumber : avolta.id
viewed :: 191
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net