| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
04 Maret 2026
SPORTS - MOBIL
Kebenaran Di Balik Klaim Liar Krisis Aston Martin-Honda Di GP Australia
![]() Apa yang telah kita pelajari tentang krisis keandalan yang diduga dihadapi Aston Martin dan Honda di awal F1 2026. Laporan yang mengklaim Aston Martin berencana untuk menghentikan kedua mobilnya lebih awal di Grand Prix Formula 1 Australia sama sekali tidak benar, menurut informasi yang diperoleh Crash.net . Pada hari Senin, sebuah laporan yang menyebutkan bahwa Aston Martin dan Honda berada dalam kondisi krisis menjelang pembukaan musim F1 2026 beredar luas dan dibagikan secara online dan melalui media sosial. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Aston Martin hanya bermaksud menerapkan aturan 107% untuk lolos ke grand prix pembuka, sebelum akhirnya menghentikan kedua mobil AMR26 hanya beberapa lap setelah balapan hari Minggu dimulai. Crash.net memahami bahwa situasinya tidak sedramatis itu, dan Aston Martin tidak pergi ke Melbourne dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya untuk memensiunkan kedua mobil tersebut lebih awal. Tidak dapat dipungkiri bahwa Aston Martin mengalami pramusim yang buruk akibat masalah keandalan Honda yang menyebabkan tim tersebut mencatatkan jarak tempuh paling sedikit. Pada kesempatan langka ketika AMR26 beroperasi tanpa masalah, performanya juga jauh tertinggal. Aston Martin mengakui bahwa mereka memasuki musim F1 2026 dalam posisi yang kurang menguntungkan dan bersiap menghadapi akhir pekan yang menantang di Australia, tetapi mereka belum siap untuk menyerah. Terdapat kekhawatiran serius mengenai keandalan unit daya baru Honda, di mana pabrikan Jepang tersebut mengungkapkan bahwa masalah yang menimpa Aston Martin di Bahrain disebabkan oleh getaran abnormal yang merusak sistem baterai. Yang mengkhawatirkan, Honda tidak dapat mengidentifikasi akar penyebab dalam penyelidikan awal mereka yang terjadi di kantor pusat Sakura mereka. Mantan pakar mesin Mercedes dan kepala tim Aston Martin, Andy Cowell, diyakini saat ini berada di Jepang dalam upaya membantu menyelesaikan masalah tersebut. Aston Martin AMR26 hanya menyelesaikan 128 putaran selama tiga hari pengujian di Bahrain. Fernando Alonso hanya mampu menyelesaikan 23 lap dalam simulasi balapan sebelum mobilnya mogok pada hari kedua terakhir, dan masalah tersebut juga membatasi program Aston Martin pada hari terakhir pengujian. Lance Stroll hanya berhasil menyelesaikan enam putaran sebelum Aston Martin mengakhiri balapannya lebih awal karena kekurangan suku cadang Honda. Aston Martin dan Honda akan menguji berbagai langkah penanggulangan di Australia dalam upaya mengatasi masalah keandalan, setelah gagal menyelesaikan jarak balapan penuh dalam pengujian pramusim. Meskipun tidak ada niat untuk memensiunkan kedua mobil, kemungkinan gagal finis (DNF) ganda di balapan pembuka musim merupakan hal yang nyata bagi Aston Martin mengingat kurangnya jarak tempuh dan data yang terkumpul. Namun, apa yang akan terjadi sebenarnya, sama sekali tidak mungkin diprediksi pada tahap ini. Sumber : crash.net
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
