| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
01 Maret 2026
SPORTS - MOBIL
FIA Ubah Regulasi F1 Usai Kontroversi Mesin Mercedes
![]() Berita F1 telah mengonfirmasi adanya pembaruan dalam regulasi teknis yang tampaknya membawa resolusi terhadap saga rasio kompresi. Mercedes berada di bawah sorotan tajam dari produsen unit daya lainnya setelah diketahui bahwa mereka menemukan trik dengan mesinnya menjelang era baru olahraga ini. Sementara badan pengatur olahraga berusaha mencapai kompromi, mereka menegaskan bahwa rasio kompresi kini harus diukur pada suhu 130 derajat Celsius, selain pengujian pada suhu lingkungan yang sebelumnya menjadi standar kepatuhan tunggal. Pemeriksaan baru ini awalnya dijadwalkan berlaku mulai awal Agustus, sesuai kesepakatan pada pertemuan Komisi F1 baru-baru ini, namun sepertinya rencana tersebut dibatalkan. Kini, aturan inspeksi mesin baru akan mulai berlaku pada 1 Juni. Hal ini diatur dalam Pasal C5.4.3 dari regulasi teknis, yang menyatakan: "Tidak ada silinder, sebagaimana dirujuk oleh C5.1.3, dari mesin yang boleh memiliki rasio kompresi geometris lebih tinggi dari 16.0, diukur dalam kondisi berikut:
Pabrikan asal Jerman tersebut berusaha mengecilkan arti penting dari trik mesin yang menjadi sorotan. Mereka menilai solusi teknis itu tidak membawa dampak besar sebagaimana yang diperkirakan banyak pihak, dan menyebutnya sekadar bagian dari pengembangan normal yang lazim dilakukan dalam kompetisi tingkat tinggi. Meski demikian, pandangan berbeda justru datang dari para rival di paddock. Sejumlah tim pesaing menilai bahwa trik pada unit daya tersebut berpotensi menghadirkan dampak signifikan terhadap performa mobil, terutama dalam kondisi balapan yang menuntut efisiensi dan tenaga maksimal di setiap putaran. Beberapa tim bahkan menyiratkan bahwa pendekatan teknis itu bisa memberikan keunggulan kompetitif yang nyata. Mereka menduga optimalisasi tertentu pada mesin dapat meningkatkan respons, distribusi tenaga, atau efisiensi bahan bakar, yang pada akhirnya membantu pebalap menjaga konsistensi kecepatan. Isu ini pun memicu diskusi hangat di antara para pengamat dan tim teknis. Walaupun pabrikan Jerman itu tetap bersikeras bahwa tidak ada sesuatu yang luar biasa, rival-rivalnya percaya bahwa detail kecil dalam rekayasa mesin kerap menjadi pembeda krusial dalam persaingan yang sangat ketat. Pada akhirnya, perbedaan pandangan tersebut memperlihatkan betapa sensitifnya persaingan teknis di level tertinggi. Sementara pihak Mercedes meredam ekspektasi atas trik itu, tim-tim lain tetap waspada karena meyakini bahwa inovasi sekecil apa pun bisa berujung pada keuntungan besar di lintasan. Sumber : ligaolahraga.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
