| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
12 Mei 2026
HEADLINE - MOBIL
Hyundai Australia Recall Hampir 5.000 Mobil Listrik Kona Dan Ioniq
![]() Hyundai dikabarkan menarik kembali (recall) hampir 5.000 kendaraan listrik di Australia akibat potensi gangguan pada sistem baterai yang dapat meningkatkan risiko kebakaran. Dilaporkan laman Drive beberapa waktu yang lalu, penarikan ini diumumkan melalui otoritas setempat yang mencakup sejumlah model kendaraan listrik Hyundai yang dipasarkan dalam beberapa tahun terakhir di negara tersebut. Sebanyak 4.888 unit kendaraan listrik (EV) Kona tahun 2018-2023 dan Ioniq tahun 2018-2022 dilaporkan mengalami potensi kerusakan pada perangkat lunak dalam Sistem Manajemen Baterai (BMS). Dari kedua model tersebut, terdapat 3.478 unit Kona dan 1.402 unit Ioniq yang terpengaruh. Masalah utama terletak pada battery management system (BMS) yang berpotensi mengalami kesalahan dan memicu korsleting listrik. Kondisi tersebut dapat terjadi saat kendaraan sedang diisi daya maupun ketika dalam kondisi parkir. Jika korsleting terjadi, terdapat risiko kebakaran yang dapat membahayakan penumpang, pengguna jalan lain, serta orang di sekitar kendaraan, termasuk potensi cedera serius hingga kematian. Sebagai langkah penanganan terhadap masalah yang ditemukan, Hyundai akan segera menghubungi para pemilik kendaraan yang terdampak. Konsumen nantinya diminta membawa kendaraan mereka ke diler resmi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi kendaraan dapat dipastikan tetap aman dan sesuai dengan standar yang ditetapkan pabrikan. Pemeriksaan yang dilakukan Hyundai di diler resmi mencakup proses diagnosis sistem kendaraan secara menyeluruh. Selain itu, teknisi juga akan melakukan pembaruan perangkat lunak guna memastikan sistem bekerja dengan baik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pabrikan dalam menangani potensi masalah yang ditemukan pada kendaraan terdampak. Hyundai memastikan bahwa pemilik kendaraan yang terdampak akan mendapatkan layanan pemeriksaan langsung di jaringan diler resmi. Dalam proses tersebut, kendaraan akan diperiksa melalui diagnosis sistem dan pembaruan perangkat lunak apabila diperlukan. Tujuannya adalah memastikan seluruh fungsi kendaraan tetap berjalan normal dan aman digunakan konsumen. Selain melakukan diagnosis sistem dan pembaruan perangkat lunak, Hyundai juga akan melakukan perbaikan komponen jika memang diperlukan. Seluruh proses penanganan tersebut dipastikan tidak dikenakan biaya kepada konsumen. Dengan begitu, pemilik kendaraan dapat melakukan pemeriksaan dan perbaikan tanpa perlu khawatir mengenai tambahan biaya servis. Langkah yang dilakukan Hyundai menunjukkan upaya pabrikan dalam menjaga kualitas dan keselamatan kendaraan yang beredar di pasaran. Pemilik kendaraan terdampak akan dihubungi secara langsung agar dapat segera melakukan pemeriksaan di diler resmi. Seluruh proses penanganan, termasuk pembaruan sistem dan perbaikan, diberikan tanpa biaya tambahan. Hyundai menegaskan bahwa seluruh pemeriksaan dan perbaikan kendaraan terdampak akan dilakukan secara gratis bagi konsumen. Proses tersebut mencakup diagnosis sistem, pembaruan perangkat lunak, hingga penggantian atau perbaikan komponen jika dibutuhkan. Kebijakan ini diambil untuk memastikan kendaraan tetap berada dalam kondisi optimal dan aman digunakan. Sumber : otomotif.antaranews.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
