| » Jadwal WorldSBK Belanda 2026 « |
|
11 April 2026
GARASI - MOBIL
Changan Siapkan Hybrid Generasi Baru: Konsumsi BBM 33,5 Kpl
![]() Changan Automobile memperkenalkan teknologi hybrid generasi terbaru yang diklaim mampu menghadirkan efisiensi bahan bakar sangat tinggi. Sistem yang disebut Blue Core Super Engine ini ditargetkan mampu mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 2,98 liter per 100 Km atau 33,5 Kpl dalam penggunaan perkotaan. Demikian dikutip CarnewsChina, beberapa waktu yang lalu. Teknologi tersebut dikembangkan sebagai solusi transisi bagi konsumen yang ingin mendapatkan efisiensi layaknya kendaraan listrik, tetapi belum sepenuhnya siap beralih ke mobil listrik murni. Changan menilai masih ada sekitar 70 juta pembeli mobil setiap tahun di dunia yang tetap memilih kendaraan bermesin pembakaran internal, terutama di wilayah yang infrastrukturnya belum mendukung kendaraan listrik. Pengembangan sistem hybrid ini dilakukan melalui proses riset selama enam tahun dengan melibatkan sekitar 1.000 insinyur. Dalam proses tersebut, perusahaan mengklaim telah menghasilkan 163 terobosan teknis yang mencakup pengembangan perangkat keras maupun perangkat lunak pada sistem powertrain. Untuk memastikan ketahanan teknologi tersebut, sistem hybrid ini telah menjalani pengujian jalan sejauh 2 juta kilometer di berbagai kondisi jalan di dunia.Pengujian tersebut dilakukan di lebih dari 70 jenis permukaan jalan guna memastikan performa dan daya tahan kendaraan dalam berbagai kondisi penggunaan. Secara teknis, sistem Blue Core dikembangkan dengan cara menggabungkan mesin bensin dan motor listrik dalam satu kesatuan kerja yang terintegrasi. Pendekatan ini dikenal sebagai integrasi “oil and electricity”, di mana kedua sumber tenaga tersebut tidak bekerja secara terpisah, melainkan saling melengkapi untuk menghasilkan performa yang lebih optimal sekaligus efisien dalam berbagai kondisi penggunaan kendaraan sehari-hari. Melalui konsep integrasi tersebut, motor listrik dirancang untuk lebih dominan dalam menggerakkan kendaraan, terutama pada kondisi tertentu. Sementara itu, mesin bensin tidak selalu aktif sebagai sumber tenaga utama, melainkan berfungsi sebagai pendukung yang membantu menjaga efisiensi energi, sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan tanpa mengorbankan kenyamanan maupun performa berkendara secara keseluruhan. Dalam penerapannya, sistem ini memungkinkan kendaraan memanfaatkan tenaga listrik secara maksimal pada situasi yang membutuhkan efisiensi tinggi. Mesin bensin akan bekerja secara adaptif, menyesuaikan kebutuhan tenaga ketika diperlukan. Kombinasi ini memberikan keseimbangan antara efisiensi energi dan daya tahan kendaraan, sehingga sistem hybrid tersebut dapat beroperasi secara lebih cerdas dibandingkan sistem konvensional. Changan merancang teknologi ini dengan mempertimbangkan kondisi penggunaan di lingkungan perkotaan yang cenderung padat. Situasi lalu lintas yang sering mengalami berhenti dan berjalan kembali atau stop-and-go menjadi fokus utama pengembangan, sehingga sistem mampu bekerja lebih efektif dalam menghadapi dinamika berkendara yang tidak stabil serta meminimalkan pemborosan energi yang sering terjadi. Pada kondisi kecepatan rendah, sistem hybrid ini telah dioptimalkan agar dapat bekerja dengan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan biasa. Motor listrik mengambil peran lebih besar dalam fase ini, sehingga penggunaan bahan bakar dapat dikurangi secara signifikan. Hal ini menjadi solusi penting untuk mengatasi peningkatan konsumsi energi yang umumnya terjadi saat kendaraan sering berhenti dan kembali melaju. Dengan adanya optimalisasi tersebut, sistem Blue Core mampu menekan konsumsi bahan bakar yang biasanya meningkat dalam kondisi lalu lintas padat. Efisiensi ini tidak hanya berdampak pada penghematan energi, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi. Secara keseluruhan, teknologi ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara efisiensi, performa, dan keberlanjutan dalam penggunaan kendaraan modern. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
