PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
06 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Mercedes-Benz Recall EQB Akibat Masalah Pada Baterai


Mercedes-Benz harus kembali melakukan penarikan kendaraan elektrik mereka yakni EQB, karena masalah pada baterai yang dapat menyebabkan terbakar akibat korsleting pada bagian internal. InsideEV, beberapa waktu yang lalu, mengabarkan bahwa kampanye penarikan kembali itu berimbas kepada 11.895 unit EQB EV yang terjual di AS.

Beberapa unit yang ditarik bahkan sempat mengalami penarikan sebelumnya untuk masalah yang sama, tetapi perbaikan yang diterapkan belum menyelesaikan masalah tersebut, sehingga sekarang ada penarikan ketiga.

Pabrikan asal Jerman itu, pada tahun lalu telah melakukan pembaruan perangkat lunak pada kendaraan yang terdampak, dengan harapan dapat menghilangkan akar penyebab masalah, yang belum ditemukan ketika penarikan kembali terkait baterai pertama kali dikeluarkan.


Usai mereka melakukan perbaikan besar-besaran bersama dengan pihak ketiga yang memproduksi baterai tersebut yakni Farasis Energy dari China. Mereka menemukan bahwa perbaikan perangkat lunak tersebut sebenarnya tidak menghilangkan masalah.

Oleh karena itu, pihaknya menemukan sekitar 12.000 unit EQB EV kembali ditarik dari peredaran , tetapi kali ini, baterai tegangan tingginya akan diganti secara gratis. Hingga penarikan terbaru ini, Mercedes Benz telah menyelesaikan sekitar 74 persen pembaruan perangkat lunak mobil yang terkena dampak, menurut dokumen resmi yang diserahkan kepada Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional.

Menurut NHTSA, sejumlah model kendaraan yang terdampak masalah tersebut berasal dari rentang produksi tertentu yang cukup luas. Model-model ini diketahui diproduksi pada tahun 2022 hingga 2024, dengan periode manufaktur yang dimulai sejak 13 Desember 2021 hingga 9 Mei 2024, sehingga mencakup unit dalam jumlah yang tidak sedikit.

Informasi dari NHTSA tersebut menegaskan bahwa kendaraan yang terlibat bukan hanya berasal dari satu tahun produksi saja, melainkan mencakup beberapa tahun sekaligus. Rentang waktu produksi dari 13 Desember 2021 sampai 9 Mei 2024 menunjukkan bahwa potensi masalah ini dapat ditemukan pada berbagai unit yang telah beredar di pasar dalam kurun waktu tersebut.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, Mercedes Benz memberikan imbauan khusus kepada para pemilik kendaraan yang terdampak. Bagi mereka yang belum melakukan pembaruan perangkat lunak sebelumnya, disarankan untuk mengambil langkah pencegahan guna meminimalkan risiko yang mungkin timbul selama kendaraan masih digunakan dalam kondisi saat ini.

Salah satu langkah yang dianjurkan oleh Mercedes Benz adalah membatasi pengisian daya baterai hingga maksimal 80 persen. Pembatasan ini dimaksudkan untuk menjaga stabilitas sistem kendaraan, terutama sebelum dilakukan perbaikan lebih lanjut terhadap komponen yang terkait dengan masalah yang telah diidentifikasi tersebut.

Selain itu, pemilik kendaraan juga diminta untuk memarkir mobil mereka di luar ruangan sebagai tindakan pencegahan tambahan. Langkah ini dianjurkan hingga proses penggantian paket tegangan tinggi pada kendaraan selesai dilakukan, sehingga risiko yang mungkin muncul dapat ditekan selama masa penanganan berlangsung.

Sumber : otomotif.antaranews.com
viewed :: 182
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net