| » Jadwal Formula 1 Miami 2026 « | » Jadwal WorldSBK Hungaria 2026 « |
|
26 Desember 2025
GARASI - MOTOR
BSA Hidupkan Kembali Thunderbolt Dengan Wujud Motor Petualang 350 Cc
![]() Merek legendaris asal Inggris, BSA, yang sejak 2016 dimiliki Mahindra Group resmi memperkenalkan motor petualangan terbarunya bernama BSA Thunderbolt di ajang EICMA 2025 yang berlangsung di Milan, Italia. Berbagai fitur modern pun dibenamkan di motor tersebut. Dari sisi desain, motor ini menampilkan gaya khas petualang melalui penggunaan pelindung mesin (bash plate), pelindung tangan (knuckle guard), rangka exoskeleton, serta knalpot model upswept yang meningkatkan kemampuan saat melintasi genangan air. Panel instrumen sudah digital penuh dengan konektivitas Bluetooth, navigasi turn-by-turn, serta port USB untuk kebutuhan pengisian daya gawai. Nama “Thunderbolt” diambil dari model klasik BSA yang terakhir kali diproduksi pada tahun 1972. Melalui motor ini, BSA berupaya membangkitkan kembali warisan lamanya dalam format modern. Model ini dikembangkan di bawah naungan Classic Legends Pvt Ltd, perusahaan yang juga membawahi merek Jawa dan Yezdi. ![]() “BSA Thunderbolt terbaru siap untuk petualangan dan dirancang untuk menaklukkan jarak jauh. Menggabungkan kemampuan dinamis di medan onroad maupun offroad, performa yang tak tertandingi, serta kemudahan penggunaan, motor baru kami memberikan rasa percaya diri bagi pengendaranya." "Motor ini ditujukan bagi mereka yang ingin pergi ke mana saja dan melakukan apa saja, yang mencari tujuan baru dan ingin mempercayai bahwa motornya tidak hanya akan membawa mereka ke tempat yang diinginkan, tetapi juga membangkitkan seluruh indra sepanjang perjalanan,” ungkap Direktur sekaligus Co-founder Classic Legends Pvt Ltd Boman Irani, perusahaan yang memiliki merek BSA, dikutip dari laman pabrikan, beberapa waktu yang lalu. ![]() Platform mesin dan rangka disebut akan berbagi teknologi dengan dua merek tersebut, namun tetap mempertahankan identitas dan karakter BSA. Thunderbolt menjadi model adventure pertama yang dikembangkan perusahaan dengan pendekatan modern tanpa meninggalkan karakter klasik khas BSA. Motor ini dibekali mesin silinder tunggal 334 cc DOHC dengan pendingin cair yang telah memenuhi standar emisi Euro 5+. Transmisi enam percepatan diklaim memberikan keseimbangan optimal antara tenaga dan efisiensi, menjadikannya cocok untuk perjalanan di aspal maupun jalur offroad ringan. ![]() Sementara dilansir dari Gaadiwaadi, Thunderbolt juga dilengkapi berbagai fitur penunjang seperti kontrol traksi, tiga mode ABS (Rain, Road, dan Off-Road), suspensi depan upside-down (USD fork), monoshock belakang dengan preload yang dapat disesuaikan, serta kopling slip & assist. Kapasitas tangkinya mencapai 15,5 liter, sementara tinggi jok sekitar 815 mm, dengan bobot kering sekitar 185 kilogram. Thunderbolt direncanakan mulai dipasarkan secara global pada pertengahan tahun 2026, meski harga resminya belum diumumkan. Jika mengacu pada segmen dan spesifikasinya, motor ini diperkirakan akan bersaing di kelas adventure menengah 300–400 cc. Motor ini juga menandai langkah baru BSA dalam menghidupkan kembali kejayaan masa lalunya di segmen motor adventure menengah. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
