PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal WorldSBK Belanda 2026   
13 Oktober 2025
GARASI - MOTOR
Desain Motor Baru Yamaha: Jadul, Listrik, Mesin Palsu


Teknologi kendaraan listrik, saat ini semakin berkembang pesat. Namun, salah satu tantangan terbesarnya, adalah mengatasi keraguan konsumen, terhadap sensasi berkendara yang selama ini identik dengan mesin konvensional, terutama di segmen sepeda motor.

Yamaha kemudian mencoba menjawab tantangan tersebut, dengan sebuah inovasi paten motor listrik, yang bisa terasa, terdengar, dan bergetar seperti motor bensin. Gambarnya seperti motor jadul batangan era 1980-an dengan pelek jari-jari.

Disitat dari Visordown, berdasarkan dokumen paten, dengan referensi WO/2025/191637, Yamaha tengah mengembangan motor listrik yang dilengkapi dengan apa yang disebut mesin konvensional, tapi secara fungsional tidak ada.


Skema ini, memungkinkan motor penggerak utama, tidak hanya menggerakan roda, tapi juga memutar crankshaft yang menggerakkan sistem yang mirip mesin empat tak, dengan menghisap udara, menggerakkan piston, dan akhirnya mengeluarkan udara lewat saluran knalpot untuk mensimulasikan suara dan getaran layaknya motor bensin.

Dalam dokumen patennya disebutkan bahwa suara dan getaran mesin, menghasilkan rasa kegembiraan yang muncul sebagai respons dari pengoperasian akselerator. Namun, motor listrik dengan karakter operasi yang halus, sering dianggap kehilangan elemen emosional tersebut.

Bagian menariknya, suara dan getaran yang dihasilkan bukan sekadar efek digital atau dari speaker, melainkan harus melalui gelombang tekanan (compression waves) dalam saluran masuk udara (intake), pipa knalpot, dan resonator agar terdengar mirip suara asli.

Resonator berfungsi sebagai komponen penting dalam sistem suara kendaraan modern. Alat ini bekerja dengan menangkap gelombang tekanan yang dihasilkan dari sistem pembuangan atau intake mesin kendaraan.

Setelah menangkap gelombang tersebut, resonator akan memperkuat dan memantulkannya kembali dengan frekuensi tertentu. Proses ini menghasilkan suara yang lebih jelas dan berkarakter sesuai dengan performa mesin.

Efek suara yang dihasilkan tidak hanya meningkatkan sensasi performa kendaraan, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih imersif bagi pengemudi. Suara mesin menjadi terasa lebih kuat dan dinamis di dalam kabin.

Dengan adanya resonator, pengalaman berkendara terasa lebih “nyata” karena suara mesin terdengar alami tanpa harus menambah tenaga mesin secara mekanis. Teknologi ini sering digunakan pada mobil sport untuk menambah sensasi emosional saat berkendara.

Sumber : avolta.id
viewed :: 1169
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net