| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
12 Juli 2025
GARASI - MOTOR
Mantan Eksekutif Tesla Bidik Pasar Motor Listrik Murah Dengan Emara
![]() Setelah berkontribusi besar dalam kesuksesan mobil listrik Tesla khususnya Model 3 dan Model Y, kini Michael Spencer, seorang mantan eksekutif Tesla memiliki visi baru: menghadirkan motor listrik yang terjangkau untuk penggunaan sehari-hari. Michael Spencer kini mendirikan startup kendaraan listrik bernama Zeno di Bengaluru, India. Langkah ini menandai komitmen barunya dalam bidang mobilitas berkelanjutan, setelah sebelumnya dikenal sebagai sosok penting di dunia teknologi dan investasi. Dengan memilih Bengaluru sebagai basis operasional, Spencer memanfaatkan ekosistem teknologi yang berkembang pesat di kota tersebut serta akses ke talenta lokal yang kompeten dalam bidang perangkat lunak dan teknik otomotif. Zeno pun mulai menarik perhatian investor yang tertarik pada potensi kendaraan listrik di pasar India yang sedang tumbuh. Startup ini berfokus pada pengembangan kendaraan listrik yang terjangkau dan efisien, dengan target utama sektor transportasi publik dan logistik jarak pendek. Michael Spencer yakin bahwa elektrifikasi transportasi di India bisa menjadi solusi terhadap masalah polusi udara dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Zeno tidak hanya menargetkan pasar domestik, tetapi juga bersiap untuk ekspansi ke negara berkembang lainnya. Dengan pendekatan teknologi dan keberlanjutan, Spencer berharap Zeno bisa menjadi pionir dalam revolusi kendaraan listrik di Asia. Kreasi pertama Zeno adalah Emara, sebuah motor listrik yang dirancang dengan mengutamakan fungsi dan aksesibilitas. Alih-alih fokus pada desain mewah, Emara hadir dengan tampilan yang sederhana namun menyimpan inovasi cerdas di balik bodinya yang kokoh. ![]() Melansir RideApart, beberapa waktu yang lalu, Emara ini ditenagai oleh baterai 4 kWh yang menggerakkan motor 8 kW (setara 10,7 hp). Dengan spesifikasi tersebut, Emara diklaim mampu menempuh jarak hingga 100 km (62 mil) dalam kondisi nyata dan mencapai kecepatan maksimal 95 km/jam (59 mph). Jarak tempuh dan kecepatan ini dinilai lebih dari cukup untuk mobilitas harian, terutama di area perkotaan dan semi-perkotaan. Menariknya lagi, Emara dilengkapi dengan empat mode berkendara yang memungkinkan pengendara menyesuaikan performa sesuai kebutuhan. ![]() Keunggulan utama Emara terletak pada fleksibilitas kepemilikan dan pengisian daya. Konsumen dapat membeli Emara beserta baterainya dengan harga 119.000 rupee atau sekitar Rp 22,7 jutaan (berdasarkan kurs saat ini sekitar Rp191 per rupee). Namun, Zeno juga menawarkan opsi yang lebih menarik, yaitu model berlangganan baterai. Dengan opsi ini, harga awal motor turun menjadi hanya 79.000 rupee atau sekitar Rp15 jutaan. Untuk model berlangganan baterai, Zeno menawarkan beberapa pilihan pembayaran bulanan prabayar: 1.500 rupee untuk 48 kWh (setara dengan perkiraan jarak tempuh 48 km per hari) atau 2.500 rupee untuk 120 kWh (setara dengan perkiraan jarak tempuh 120 km per hari). Selain itu, pengguna juga dapat memilih opsi bayar sesuai pemakaian, yaitu 52 rupee per kWh. Dengan harga yang sangat kompetitif, motor listrik Emara berpotensi menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang mencari alternatif transportasi ramah lingkungan untuk mobilitas sehari-hari. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
